Biadab! Perampok Sikat Harta & Perkosa Ibu Guru...

Kutai - Seorang ibu guru di Kutai Kartanegara, Kaltim dirampok dan diperkosa 5 pelaku di rumahnya. Saat Baca Lagi ...

Perkosa & Bunuh Bocah 3 Tahun, Pria India Dihukum...

New Delhi, - Seorang pria berusia 56 tahun divonis mati oleh pengadilan India karena memperkosa dan Baca Lagi ...

Check In Bareng Dua ABG, Ketua RT Ditemukan Tewas...

JAKARTA - Jajat Sudrajat (48), ditemukan tak bernyawa di Hotel Rio, Jl. Jatinegara Timur 2 No. 7, Baca Lagi ...

Inilah Pesaing Terberat Indonesia di ajang Pemilihan...

JAKARTA - Inilah Ji Dan Xu, 22, wanita cantik bermata rada sipit asal China yang disebut-sebut bakal jadi Baca Lagi ...

Lebih Dari 100 Makam Dirampok, Jasadnya Digunakan...

Porto-Novo - Lebih dari 100 makam di sebuah kompleks kuburan di Benin, Afrika Barat dibongkar dan dirampok Baca Lagi ...
Tampilkan postingan dengan label Israel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Israel. Tampilkan semua postingan

Israel Terima Kapal Selam Ke-4 Berkemampuan Nuklir

Jumat, 4 Mei 2012 12:29

Kapal selam kelas Dolphin milik AL Israel
TEL AVIV - Israel menerima kapal selam keempat yang dipesan dari Jerman. Serah terima kapal selam kelas Dolphin, yang mampu membawa hulu ledak nuklir ini dilakukan di kota Kiel, Jerman, Kamis (3/5/2012).

Kapal yang diberi nama Tanin (berarti "buaya" dalam bahasa Ibrani) ini dijadwalkan mulai dioperasikan pada 2013, setelah semua uji coba selesai dilakukan. Proyek pembelian kapal tersebut menjadi salah satu proyek pengadaan senjata paling mahal dalam sejarah Israel, dengan biaya satu kapal diperkirakan mencapai 500 juta dollar AS (Rp 4,6 triliun). Pemerintah Jerman menyubsidi sepertiga dari harga tersebut.

"Angkatan Laut dan armada kapal selam ini memberikan kemampuan deterrent, perlindungan, dan strategis bagi Angkatan Bersenjata Israel dan negara Israel," ungkap Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak saat

Remaja Palestina Tewas Ditembak, Israel Ancaman Bagi Perdamaian Dunia?

Kamis, 05/04/2012 14:19

Israel Ancaman Bagi Perdamaian Dunia

tentara Israel (Press TV)
Berlin, Seorang peraih penghargaan Nobel, Gunter Grass menyebut Israel sebagai ancaman bagi perdamaian dunia. Peraih Nobel literatur asal Jerman itu juga mengecam kemunafikan negara-negara Barat atas senjata nuklir Israel.

Dalam tulisannya yang dimuat surat kabar Jerman, Suddeutsche Zeitung pada Rabu, 4 April waktu setempat, Grass menyampaikan kekhawatiran atas konsekuensi rencana serangan Israel terhadap Iran.

"Kenapa saya baru mengatakan sekarang.... bahwa negara nuklir Israel membahayakan perdamaian dunia yang sudah rapuh? Karena itu harus dikatakan, yang mungkin sudah akan sangat terlambat jika dikatakan besok," kata Grass dalam tulisannya bertitel "What Must Be Said".

Grass juga mengecam rencana pemerintah Jerman untuk kembali menjual kapal selam berkemampuan nuklir kepada Israel. Kapal selam model lumba-lumba itu bisa mengangkut hulu ledak nuklir.

"Saya tak akan diam lagi, karena saya capek dengan kemunafikan Barat," cetus Grass seperti dilansir Press TV, Kamis (5/4/2012).

Sebelumnya, tiga kapal selam Dolphin tersebut telah diserahkan ke Israel antara tahun 1998 dan 2000 silam. Pada tahun 2006, Israel memesan kapal selam keempat dan kelima. Kapal selam keempat rencananya akan diserahkan ke Israel pada tahun 2013 mendatang. Sementara kapal selam kelima dan keenam akan

Hadiah 100.000 Dollar untuk Penangkap Tentara Israel

Kamis, 27 Oktober 2011 | 14:39

DUBAI - Seorang ulama Arab Saudi menjanjikan hadiah 100.000 dollar AS pada warga Palestina yang berhasil menculik seorang tentara Israel. Tawaran itu disampaikan melalui akun Facebook-nya.

Awad al-Qarni mengatakan, ia telah membuat tawaran itu sebagai tanggapan terhadap hadiah sama yang dijanjikan oleh seorang pemukim Israel bagi setiap orang yang menangkap pembunuh salah seorang anggotanya pada 1998. Tawaran-tawaran itu dibuat menyusul pertukaran, bulan ini, lebih dari 1.000 tawanan Palestina untuk seorang sandera tentara Israel, Gilad Shalit.

"Media melaporkan berita tentang pendudukan Zionis akan membayar uang tebusan yang sangat besar pada siapa saja yang membunuh tawanan Palestina yang telah dibebaskan itu," tulis Qarni di halaman Facebook.

"Dalam tanggapan pada orang-orang jahat itu, saya umumkan pada dunia bahwa saya berkomitmen untuk membayar hadiah 100.000 dolar pada warga Palestina di Palestina yang dapat menanghkap tentara Israel