SEOUL - Korea Utara diam-diam menjual emas untuk menutupi kekurangan uang tunai setelah
mengeluarkan biaya
jutaan dollar AS untuk merayakan 100 tahun hari kelahiran pendiri negara
itu, Kim Il Sung.
mengeluarkan biaya
jutaan dollar AS untuk merayakan 100 tahun hari kelahiran pendiri negara
itu, Kim Il Sung.
Harian Chosun Ilbo, mengutip satu
sumber di China, mengatakan, negara komunis itu telah menguangkan lebih
dari dua ton emas yang nilainya mencapai 100 juta dollar AS di China.
"Korea
Utara tidak hanya mengekspor emas batangan, hasil dari tambang emas dan
simpanan pemerintah, tetapi juga perhiasan emas yang dikumpulkan dari
rakyat biasa," kata seorang pebisnis berdarah Korea kepada harian itu.
"Perusahaan
perdagangan Korut di China menjual emas secara rahasia," ujar sumber
itu. "Untuk kepentingan itu, warga Korut juga terdorong untuk menjual
perhiasan emas kepada aparat pemerintah."
Langkah itu dilaporkan
terjadi setelah Kim Jong Un mengambil alih kekuasaan dari ayahnya, Kim
Jong Il,







