Biadab! Perampok Sikat Harta & Perkosa Ibu Guru...

Kutai - Seorang ibu guru di Kutai Kartanegara, Kaltim dirampok dan diperkosa 5 pelaku di rumahnya. Saat Baca Lagi ...

Perkosa & Bunuh Bocah 3 Tahun, Pria India Dihukum...

New Delhi, - Seorang pria berusia 56 tahun divonis mati oleh pengadilan India karena memperkosa dan Baca Lagi ...

Check In Bareng Dua ABG, Ketua RT Ditemukan Tewas...

JAKARTA - Jajat Sudrajat (48), ditemukan tak bernyawa di Hotel Rio, Jl. Jatinegara Timur 2 No. 7, Baca Lagi ...

Inilah Pesaing Terberat Indonesia di ajang Pemilihan...

JAKARTA - Inilah Ji Dan Xu, 22, wanita cantik bermata rada sipit asal China yang disebut-sebut bakal jadi Baca Lagi ...

Lebih Dari 100 Makam Dirampok, Jasadnya Digunakan...

Porto-Novo - Lebih dari 100 makam di sebuah kompleks kuburan di Benin, Afrika Barat dibongkar dan dirampok Baca Lagi ...
Tampilkan postingan dengan label Korut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Korut. Tampilkan semua postingan

Kekurangan Uang, Korut Jual Emas Diam-diam

Selasa, 25 September 2012 | 12:19

SEOUL - Korea Utara diam-diam menjual emas untuk menutupi kekurangan uang tunai setelah mengeluarkan biaya jutaan dollar AS untuk merayakan 100 tahun hari kelahiran pendiri negara itu, Kim Il Sung.

Harian Chosun Ilbo, mengutip satu sumber di China, mengatakan, negara komunis itu telah menguangkan lebih dari dua ton emas yang nilainya mencapai 100 juta dollar AS di China.

"Korea Utara tidak hanya mengekspor emas batangan, hasil dari tambang emas dan simpanan pemerintah, tetapi juga perhiasan emas yang dikumpulkan dari rakyat biasa," kata seorang pebisnis berdarah Korea kepada harian itu.

"Perusahaan perdagangan Korut di China menjual emas secara rahasia," ujar sumber itu. "Untuk kepentingan itu, warga Korut juga terdorong untuk menjual perhiasan emas kepada aparat pemerintah."

Langkah itu dilaporkan terjadi setelah Kim Jong Un mengambil alih kekuasaan dari ayahnya, Kim Jong Il,

Wah! Pasukan Khusus AS & Korsel Diterjunkan ke Korut

Selasa, 29/05/2012 14:19

Washington, Pasukan khusus Amerika Serikat dan Korea Selatan (Korsel) ternyata telah diterjunkan ke wilayah Korea Utara (Korut) untuk mengumpulkan informasi intelijen mengenai instalasi-instalasi militer bawah tanah. Wah!

Hal tersebut dibeberkan ke media AS, The Diplomat, oleh Brigjen Angkatan Darat Neil Tolley, komandan pasukan khusus AS di Korsel. Tidak disebutkan sejak kapan pasukan komando AS dan Korsel tersebut dikirimkan ke Korut.

Pada konferensi pers di Florida, AS pekan lalu, Tolley mengatakan bahwa Pyongyang telah membangun ribuan terowongan sejak Perang Korea.

"Keseluruhan infrastruktur terowongan tersembunyi dari satelit kami," kata Tolley kepada The Diplomat seperti

Bajak Laut Korut Sandera 29 Nelayan China

Jumat, 18 Mei 2012 | 15:29

ist
JAKARTA - Sebanyak 29 nelayan China, ditangkap oleh sekelompok orang warga negara Korea Utara (Korut), saat

Roket Gagal Capai Orbit, Indonesia Minta Korut Menahan Diri

Jumat, 13 April 2012 | 14:49

Indonesia Minta Korut Menahan Diri

Menko Polhukam Djoko Suyanto
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto meminta Korea Utara menghindari dan menahan diri dari setiap tindakan yang justru akan menambah ketegangan baru. Terlebih, situasi di Semenanjung Korea saat ini belum benar-benar kondusif.

Hal ini disampaikan Djoko terkait langkah Korut meluncurkan sebuah roket jarak jauh pada Jumat (13/4/2012) pukul 07.39 waktu setempat (atau pukul 05.39 WIB). "Lebih dari itu, langkah-langkah diplomasi dan dialog harus diutamakan dalam setiap penyelesaian masalah demi kaeamanan dan stabilitas di Semenanjung Korea," kata Djoko kepada Kompas.com, Jumat.

Roket Korut hancur menjadi beberapa bagian tak lama setelah diluncurkan. Puing-puingnya jatuh di Laut

Awas... Rudal Korut diarahkan ke Asia Tenggara dan Australia

Sabtu, 24 Maret 2012 | 14:59

Seorang pengunjung mengambil gambar replika rudal Scud B Korea Utara dan rudal-rudal Korea selatan yang dipajang di Korean War Memorial di Seoul pada 28 June, 2010.
SEDELAIDE - Amerika Serikat memperingatkan bahwa peluncuran rudal Korea Utara di bulan April mendatang diarahkan ke Asia Tenggara dan Australia untuk pertama kalinya. Peringatan tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Kurt Campbell dalam pertemuan dengan Menlu Australia, Bob Carr di Sydney hari Jumat (23/3/2012) kemarin.

Selama ini, rudal jarak jauh Korea Utara selalu diarahkan ke arah timur, ke arah Jepang. Namun sekarang menurut laporan dinas intelejen Amerika Serikat, arah peluncuran rudal itu untuk pertama kalinya adalah ke selatan.

"Bila peluncuran itu berjalan seperti yang direncanakan Korea Utara, maka kami perkirakan daerah yang menjadi sasaran adalah di wilayah antara Australia, Indonesia, dan Filipina," kata Kurt Campbell yang merupakan Wakil Menlu AS untuk Asia Timur dan Pasifik, seperti dilaporkan harian The Sydney Morning Herald.

"Kami tidak pernah melihat arah peluncuran seperti ini sebelumnya. Oleh karenanya, kami sudah memperingatkan kepada negara-negara ini dan meminta mereka mengecam rencana peluncuran rudal dan