Biadab! Perampok Sikat Harta & Perkosa Ibu Guru...

Kutai - Seorang ibu guru di Kutai Kartanegara, Kaltim dirampok dan diperkosa 5 pelaku di rumahnya. Saat Baca Lagi ...

Perkosa & Bunuh Bocah 3 Tahun, Pria India Dihukum...

New Delhi, - Seorang pria berusia 56 tahun divonis mati oleh pengadilan India karena memperkosa dan Baca Lagi ...

Check In Bareng Dua ABG, Ketua RT Ditemukan Tewas...

JAKARTA - Jajat Sudrajat (48), ditemukan tak bernyawa di Hotel Rio, Jl. Jatinegara Timur 2 No. 7, Baca Lagi ...

Inilah Pesaing Terberat Indonesia di ajang Pemilihan...

JAKARTA - Inilah Ji Dan Xu, 22, wanita cantik bermata rada sipit asal China yang disebut-sebut bakal jadi Baca Lagi ...

Lebih Dari 100 Makam Dirampok, Jasadnya Digunakan...

Porto-Novo - Lebih dari 100 makam di sebuah kompleks kuburan di Benin, Afrika Barat dibongkar dan dirampok Baca Lagi ...
Tampilkan postingan dengan label Hambalang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hambalang. Tampilkan semua postingan

Anas Minta Kasus Proyek Hambalang Rp 1,2 T Diselidiki Objektif ?

Sabtu, 24/12/2011 14:06

Anas Urbaningrum
Jakarta - Anas Urbaningrum melawan serangan Nazaruddin. Dia membantah tudingan Nazaruddin yang menyebut bahwa dirinya terkait proyek Hambalang senilai Rp 1,2 triliun. Anas menyebut kalau tuduhan Nazaruddin hanya karangan.

"Saya dengan tegas mengatakan, apa yang disampaikan itu bukan keterangan atau pun penjelasan. Yang disampaikan itu karangan dan kebohongan. Karena itu, diselidiki dengan tuntas berdasarkan bukti-bukti yang objektif," kata Anas saat ditemui usai turnamen futsal di Pancoran, Jaksel, Sabtu (24/12/2011).

Anas tidak ingin berbantah-bantahan dengan Nazaruddin. Tidak ada gunanya saling berbalas ucapan. "Silakan diselidiki dengan tuntas dan gamblang berdasarkan bukti-bukti yang objektif. Itu akan menjawab dengan tuntas," terangnya.

Soal kuitansi setoran uang yang diklaim dimiliki Nazaruddin, Anas pun tak merasa risau. "Itu tidak menjelaskan apa-apa. Kuitansi tidak menjelaskan apa-apa," imbuhnya.

Anas juga mempersilakan KPK untuk mengusut tuntas kasus Hambalang. "Jadi kita dukung, kita dorong